26 kursus dalam kategori ini

Course komprehensif tentang miastenia gravis untuk dokter layanan primer: epidemiologi, patofisiologi autoimun, manifestasi klinis, pemeriksaan penunjang, tatalaksana awal, dan kriteria rujukan ke spesialis saraf.

Course komprehensif tentang Guillain-Barré Syndrome (GBS) untuk dokter muda tingkat 3B: patofisiologi autoimun, varian klinis, diagnosis banding, tatalaksana awal termasuk plasmaparesis dan IVIG, serta indikasi rujukan ke pusat neurologi.

Course komprehensif tentang peroneal palsy untuk dokter layanan primer. Membahas anatomi, etiologi, diagnosis banding, tatalaksana awal, indikasi rujukan, dan rehabilitasi sesuai standar SKDI level 3A.

Course komprehensif tentang neuropati untuk dokter muda tingkat SKDI 3A. Membahas klasifikasi, etiologi, diagnosis, serta tatalaksana pendahuluan dengan fokus pada indikasi rujukan yang tepat ke spesialis saraf.

Course komprehensif tentang tarsal tunnel syndrome meliputi anatomi terowongan tarsal, etiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, pemeriksaan fisik, penunjang diagnostik, serta tatalaksana konservatif dan indikasi rujukan untuk level 3A.

Pelajari komprehensif sindrom terowongan karpal, mulai dari anatomi, patofisiologi, manifestasi klinis, pemeriksaan penunjang, hingga tata laksana konservatif dan indikasi rujukan sesuai standar SKDI 3A.

Pelajari tentang nyeri neuropatik, dari definisi, etiologi hingga tatalaksana pendahuluan dalam konteks klinis.

Pelajari tentang Hernia Nucleus Pulposus, dari epidemiologi, patofisiologi, hingga diagnosis dan penatalaksanaan awal.

Course komprehensif mengenai penyakit Parkinson bagi dokter tingkat 3A SKDI. Mencakup epidemiologi, etiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis, tatalaksana pendahuluan, komplikasi, prognosis, serta indikasi rujukan yang tepat.

Course komprehensif mengenai demensia untuk dokter umum tingkat SKDI 3A. Mencakup epidemiologi, etiologi, diagnosis diferensial, pendekatan diagnostik, tatalaksana farmakologis dan non-farmakologis, serta indikasi rujukan ke spesialis saraf.

Course komprehensif tentang Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) mencakup patofisiologi, diagnosis berbasis anamnesis dan manuver provokasi, tatalaksana berbasis bukti termasuk manuver reposisi kanalikular, serta edukasi pasien untuk praktik klinis dokter umum.

Course komprehensif mengenai penyakit Meniere, mencakup patofisiologi, diagnosis berdasarkan kriteria AAO-HNS, penatalaksanaan farmakologis dan non-farmakologis, serta indikasi rujukan untuk dokter umum.

Course komprehensif tentang Bell's Palsy meliputi epidemiologi, etiologi, patofisiologi, diagnosis diferensial, pemeriksaan penunjang, tatalaksana farmakologis dan non-farmakologis, serta rehabilitasi pada pasien kelumpuhan saraf fasial idiopatik.

Course komprehensif tentang cluster headache untuk level SKDI 3A, mencakup epidemiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis, penatalaksanaan, differensial diagnosis, komplikasi, prognosis, dan kapan merujuk. Disusun untuk dokter residen spesialis saraf.

Course komprehensif tentang neuralgia trigeminal mencakup definisi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis, tatalaksana, dan indikasi rujukan untuk dokter dengan level SKDI 3A.

Course komprehensif tentang migren untuk dokter umum (SKDI 4A). Mencakup definisi, epidemiologi, patofisiologi, diagnosis berdasarkan kriteria ICHD-3, tatalaksana akut dan profilaksis, serta contoh kasus klinis untuk praktik mandiri.

Course lengkap tentang tension headache untuk dokter umum level 4A. Mencakup definisi, epidemiologi, etiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis banding, tatalaksana farmakologis dan non-farmakologis, serta contoh kasus klinis berbasis bukti.

Course komprehensif mengenai Spondilitis TB (Penyakit Pott) untuk dokter tingkat SKDI 3A. Mencakup definisi, epidemiologi, patofisiologi, diagnosis, tatalaksana farmakologis dan non-farmakologis, komplikasi, prognosis, serta indikasi rujukan. Disertai contoh kasus klinis untuk penguatan kompetensi.

Course komprehensif tentang rabies untuk dokter tingkat pendidikan 3B mencakup epidemiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis banding, tatalaksana pendahuluan, pencegahan, dan indikasi rujukan yang tepat.

Course komprehensif mengenai manifestasi neurologis pada pasien AIDS, meliputi epidemiologi, patofisiologi, diagnosis diferensial, tatalaksana pendahuluan, dan indikasi rujukan sesuai standar SKDI Level 3A.

Course komprehensif tentang tetanus neonatorum untuk dokter muda tingkat 3B SKDI. Mencakup epidemiologi, patofisiologi, diagnosis berbasis klinis, protokol tatalaksana di puskesmas, serta indikasi rujukan yang tepat waktu. Dilengkapi contoh kasus dan panduan pencegahan.

Course komprehensif tentang malaria serebral untuk residen neurologi level 3B. Mencakup patofisiologi, diagnosis banding, penatalaksanaan intensif, komplikasi, dan indikasi rujukan sesuai pedoman terkini.

Course komprehensif tentang ensefalitis untuk dokter tingkat lanjut. Mencakup epidemiologi, etiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis, tatalaksana pendahuluan, serta indikasi rujukan yang tepat sesuai standar SKDI 3B.

Course komprehensif mengenai meningitis untuk dokter muda level SKDI 3B. Mencakup definisi, etiologi, patofisiologi, diagnosis, tatalaksana pendahuluan, komplikasi, dan indikasi rujukan. Dilengkapi studi kasus klinis untuk penguatan kompetensi.

Course komprehensif tentang kejang demam pada anak, mencakup definisi, epidemiologi, etiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis, tatalaksana akut dan jangka panjang, komplikasi, serta contoh kasus klinis sesuai standar SKDI Level 4A.

Course komprehensif mengenai komplikasi neurologis pada AIDS, meliputi infeksi oportunistik CNS, HIV-associated neurocognitive disorders (HAND), neuropati perifer, serta pendekatan diagnosis dan tatalaksana pendahuluan untuk dokter umum dan dokter muda.